Korban Pembunuhan Misterius Di Timika Bertambah, Warga Myanmar Ditemukan Tewas

Korban Pembunuhan Misterius Di Timika Bertambah, Warga Myanmar Ditemukan Tewas Jenazah korban asal Myanmar, Muhamad Irfan Lailaem saat tiba di RSUD Mimika, Kamis (19/12/2024) (Salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Korban pembunuhan misterius berantai di Timika terus berjatuhan hingga tiga orang, dan salah satunya merupakan warga asal Myanmar bernama Muhamad Irfan Lailaem.  

Setalah dihebohkan dengan ditemukannya jenazah tukang ojek yang bersimbah darah, di Mile 23 pada 18 Desember 2024 saat malam hari, masyarakat juga dihebohkan dengan temuan jenazah korban lain (korban kedua) di tengah lorong dekat Jembatan Waker, Irigasi Poros SP 2-S P5 saat subuh, pada 19 Desember 2024.

Yang lebih mengejutkan, usai dua jenazah tersebut dievakuasi ke RSUD, warga Mimika kembali dikejutkan dengan ditemukannya jenazah lainnya yang diketahui sebagai warga asal negara Myanmar. Jenazah warga asal Myanmar yang berprofesi sebagai pendulang emas tradisional ini ditemukan dalam kolam bekas galian C di SP 5, tepatnya di seberang sungai yang terletak tidak jauh dari Venue Aero Modeling.

Pantauan Salampapua.com, jenazah Muhamad Irfan Lailaem tiba di RSUD Mimika sekira pukul 13.25 WIT, disambut istri, anak dan kerabat korban.

"Saya kaget terima informasi dari polisi, bahwa suami saya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, makanya saya langsung ke TKP menjemput jenazah suami saya," ungkap istri korban, Hania.

Hania dan suaminya tersebut baru datang ke Timika dan langsung bekerja mendulang emas, akan tetapi untuk mengisi waktu, suaminya tersebut juga menjadi ojeker.

Suaminya tersebut telah pamit dari kediaman mereka di belakang Kantor Pos, sekira pukul 17.00 WIT, pada 18 Desember 2024, akan tetapi tidak kunjung pulang hingga malam hari.

"Saya sempat melapor ke polisi, karena suami saya tidak pulang, dan ternyata hari ini sudah ditemukan telah meninggal dunia," ujarnya sedih.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi