SALAM PAPUA (NABIRE) – Keluarga besar Edowai dari sejumlah kampung di Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, menyampaikan pernyataan sikap terkait meninggalnya Brigadir Juventus Edowai di Kabupaten Dogiyai.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh perwakilan keluarga, Zeth Edowai, saat ditemui di kediaman duka di Kampung Tenedagi, Distrik Tigi Barat, Senin siang (6/4/2026).

Zeth menyebut hingga kini keluarga belum mendapatkan kejelasan resmi dari pihak kepolisian mengenai status kematian almarhum, apakah terjadi saat menjalankan tugas (dalam dinas) atau di luar tugas (lepas dinas).

“Kami belum mendapatkan penjelasan yang pasti terkait status kematian almarhum, apakah dalam dinas atau di luar dinas,” ujarnya.

Selain itu, keluarga juga menyoroti belum adanya penjelasan awal terkait tempat kejadian perkara (TKP). Informasi kronologi kejadian di Kampung Kimupugi, tepatnya di depan Gereja Kingmi, dinilai masih belum jelas.

“Kami juga belum mendapatkan penjelasan olah TKP awal yang jelas dari pihak kepolisian kepada keluarga korban,” katanya.

Keluarga menambahkan, hingga saat ini belum ada saksi mata yang memberikan keterangan pasti, baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Dalam pernyataannya, keluarga besar Edowai menegaskan komitmen untuk tidak menggunakan mekanisme adat seperti kego atau tunibai yang berpotensi merugikan pihak lain.

“Kami tidak akan menggunakan adat dalam bentuk apa pun yang dapat merugikan orang lain,” tegas Zeth Edowai.

Meski demikian, keluarga juga menyampaikan bahwa apabila di kemudian hari muncul persoalan lanjutan terkait kasus ini, maka pihak keluarga tidak akan bertanggung jawab.

Keluarga mengaku kecewa terhadap lambannya penjelasan resmi dari aparat penegak hukum terkait kematian anggota kepolisian tersebut, dan mendesak adanya keterbukaan informasi.

“Kami berharap pihak berwenang segera memberikan klarifikasi yang transparan dan menyeluruh agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun status kematian Brigadir Juventus Edowai, meskipun proses olah TKP masih terus dilakukan di sejumlah lokasi.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi