Kadis PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (Salampapua.com/Evita)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika melakukan penyesuaian harga terhadap lima Proyek Strategis Daerah yang telah ditetapkan melalui SK Bupati Mimika Nomor 68 Tahun 2026.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menjelaskan penyesuaian dilakukan sebagai respons atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Bina Konstruksi Nomor 47/SE/DK/2026 tentang Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP).
Lima proyek strategis tersebut meliputi peningkatan Jalan Agimuga Lanjutan (hotmix) dengan pagu anggaran Rp20.738.086.615 yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH), pembangunan Jembatan Gantung di Distrik Hoya (Dalmagom) sebesar Rp16.120.000.000, serta pembangunan Jembatan Gantung Mioko senilai Rp18.770.000.000.
Selanjutnya, pembangunan unit air bersih (reverse osmosis/RO) Ipaya sebesar Rp17.910.412.900 dan perluasan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perkotaan dengan anggaran Rp20.500.000.000, seluruhnya bersumber dari DBH.
“Penyesuaian dilakukan akibat kenaikan harga BBM dan menindaklanjuti SE Dirjen Bina Konstruksi tentang AHSP,” ujar Yoga, Senin (15/6/2026).
Ia menegaskan, penyesuaian tersebut penting untuk menjaga kualitas fisik pekerjaan agar tetap sesuai standar Kementerian PUPR. Karena anggaran daerah tidak dapat ditambah, maka dilakukan penyesuaian berupa pengurangan volume pekerjaan.
Sebagai contoh, target pembangunan jalan yang semula 800 meter dapat menjadi sekitar 700 meter, namun tetap mengutamakan asas manfaat bagi masyarakat.
“Kelima proyek saat ini sedang dalam proses pelelangan di BPBJ, dengan target penandatanganan kontrak pada awal Agustus 2026,” jelasnya.
Yoga juga mengingatkan bahwa dinamika proses lelang, termasuk kemungkinan sanggahan dari peserta, harus diantisipasi dengan baik. Ia berharap penyesuaian ini membuat peserta lelang menawar dengan harga yang wajar sehingga kontraktor terpilih dapat menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.
“Kebijakan ini menunjukkan komitmen Pemkab Mimika dalam menjaga mutu pembangunan di tengah tekanan harga. Kami berharap kontraktor terpilih benar-benar menghasilkan pekerjaan yang berkualitas,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi