Disnakertrans Mimika Kembali Buka Pendaftaran Pelatihan, Diprioritaskan Untuk Orang Asli Papua

Disnakertrans Mimika Kembali Buka Pendaftaran Pelatihan, Diprioritaskan Untuk Orang Asli Papua Suasana pendaftaran hari terakhir di Kantor Disnakertrans Mimika, Rabu (1/7/2026) (salampapua.com/Evita)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika kembali membuka lowongan pendaftaran untuk para Pencari Kerja Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti Pelatihan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026.

Kepala Seksi Pembangunan Kawasan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Mimika, Noch Ona menyampaikan, jumlah peserta direncanakan sekitar 500 orang, sedangkan untuk masa pendaftaran dimulai dari 29 Juni – 1 Juli 2026 (3 hari kerja).

Dengan tahapan, setelah pendaftaran ditutup, dilakukan verifikasi dokumen selama 3 hari sebelum jadwal pelatihan diumumkan.

“Kami prioritaskan peserta dari OAP dan 7 Suku di Mimika serta masyarakat asli Papua lainnya yang belum pernah ikut pelatihan serupa dalam 3 tahun terakhir,” ujarnya kepada salampapua.com, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, untuk bidang pelatihan yakni Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3), Operator Alat Berat, Juru Las, Mekanik Alat Berat, Kelistrikan, Pertukangan, Tata Boga, Public Speaking atau MC dan Satpam.

“Tujuan program ini untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi tenaga kerja OAP, menyiapkan SDM siap kerja untuk dunia industri, memberikan modal keterampilan agar peserta lebih mudah mencari peluang kerja dan mendukung kebijakan Otsus untuk kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua,” jelas Noch.

Dia menegaskan bahwa pemerintah hanya memfasilitasi peningkatan kemampuan, sementara keberhasilan penempatan kerja bergantung pada usaha dan penerapan keahlian masing-masing peserta.

Selanjutnya untuk kesempatan penempatan atau keberhasilan mendapatkan pekerjaan bergantung pula pada usaha, kemauan, dan penerapan keahlian masingmasing peserta setelah pelatihan selesai.

“Kami berharap dari pelatihan ini nantinya seluruh manfaat dan sasaran program sesuai rencana serta sesuai tujuan kebijakan Otonomi Khusus untuk kemajuan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy