SALAM PAPUA (TIMIKA) – Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI) melalui Yayasan Kuala Papua Indonesia (YKPI) menyerahkan bantuan makanan tambahan untuk 100 pasien tuberkulosis (TBC) kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pasien TBC sensitif obat maupun TBC resisten obat dan diserahkan perwakilan CSR PT KPI, Novia, kepada Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun bersama jajarannya, di Kantor P2P Dinkes Mimika, Jalan Poros Mapurujaya Kilometer 7, Kamoro Jaya, Rabu (30/9/2026).
Linus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PT KPI melalui program CSR dalam mendukung upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Mimika.
Foto bersama Dinkes Mimika dan CSR PT KPI usai penyerahan bantuan di Kantor Bidang P2P Dinkes Mimika Kilometer 7, Kelurahan Kamoro Jaya, Timika, Rabu (30/9/2026)(Salampapua.com/Sianturi) “Dukungan dari pihak swasta melalui program CSR sangat dibutuhkan untuk membantu pasien, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi selama menjalani pengobatan. Dinkes sendiri saat ini lebih fokus kepada program, sehingga jika ada bantuan dari pihak swasta kita sangat berterima kasih dan apresiasi,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama dan komunikasi antara Dinkes Mimika dengan perusahaan serta yayasan dapat terus terjalin dan semakin baik, sehingga bantuan serupa dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Selain pasien TBC, Linus berharap dukungan pihak swasta juga dapat diperluas untuk membantu pasien dengan penyakit lainnya, termasuk HIV.
Kabid P2P Dinkes Mimika, Linus Dumatubun menandatangani berita acara penyerahan bantuan disaksikan Novia dari CSR PT Kuala Pelabuhan Indonesia melalui Yayasan Kuala Papua Indonesia di Kantor Bidang P2P Dinkes Mimika Kilometer 7 Kamoro Jaya, Timika, Rabu (30/9/2026)(Salampapua.com/Sianturi) Sementara itu, Novia mengatakan pertemuan dengan Dinkes Mimika tersebut merupakan yang ketiga kalinya pada 2026. Menurutnya, bantuan yang diberikan kali ini memang belum sebanding dengan jumlah pasien TBC di Kabupaten Mimika.
“Ini sebenarnya bentuk tindak lanjut pertemuan kita di lintas sektor waktu lalu sebagai upaya kita memberikan kontribusi nyata, bentuk kita untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian infeksi penyakit, terkhusus penyakit TB. Semoga dukungan yang kami berikan ini bisa bermanfaat bagi pasien untuk pemenuhan nutrisi pasien sehingga mendukung proses pemulihan dan pengobatan,” ujar Novia.
Novia menjelaskan, YKPI merupakan yayasan nirlaba yang didirikan PT KPI sebagai ujung tombak dalam menjalankan program-program CSR perusahaan. PT KPI yang beroperasi di Kabupaten Mimika, kata dia, turut mengambil bagian dalam tanggung jawab sosial di wilayah tersebut.
“Harapannya semoga koordinasi sama komunikasi kita yang sudah terjalin ini bisa berlanjut di kemudian hari. Apabila ada kebutuhan dari dinas bisa sampaikan kepada kami, meski kami tidak bisa menjanjikan apa-apa. Hanya selagi kami masih bisa bantu sesuai dengan kapasitas yayasan,” tambahnya.
Bantuan yang diberikan berupa 100 rak telur ayam lokal dan 500 kaleng ikan sarden. Setiap pasien mendapatkan satu rak telur dan lima kaleng ikan sarden. Selanjutnya, pendistribusian bantuan kepada pasien diserahkan kepada Dinkes Mimika.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis, penandatanganan berita acara serah terima bantuan, dan foto bersama.
Penulis/Editor: Sianturi