KPU Tetapkan 228.038 Pemilih Di Kabupaten Mimika Pada Triwulan II 2026

KPU Tetapkan 228.038 Pemilih Di Kabupaten Mimika Pada Triwulan II 2026 Kadiv Rendatin KPU Kabupaten Mimika, Budiono (salampapua.com/Evita)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - KPU Kabupaten Mimika menetapkan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026 sebanyak 228.038 orang, terdiri dari 119.388 laki-laki dan 108.650 perempuan, tersebar di 497 TPS. Angka ini naik 613 pemilih dibanding Triwulan I (227.425).

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Kadiv Rendatin) KPU Kabupaten Mimika, Budiono menyampaikan adanya perubahan data pemilih lantaran ada penambahan sebanyak 5.967 pemilih baru dari pemilih pemula, pindah masuk, pensiunan TNI/Polri.

Kemudian pengurangan sebesar 5.354 pemilih dari data meninggal, pindah keluar, masuk TNI/Polri, dan juga perubahan elemen data dari KK, status perkawinan, dan e-KTP tidak memengaruhi total rekap.

“Dengan data ini KPU terus melakukan koordinasi bersama beberapa pihak, yakni Sekda Mimika, Dinas Perumahan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat terkait batas wilayah, data RT, serta ketersediaan TPS di kawasan perumahan. Kemudian kita koordinasi juga bersama TNI-Polri untuk verifikasi data anggota aktif maupun purna tugas,” ujarnya kepada salampapua.com, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, KPU juga melakukan koordinasi dengan Distrik Mimika Baru (Miru), Wania, dan Kuala Kencana (KK) terkait pemutakhiran data pemilih dan masalah administrasi kependudukan. Serta adanya pemetaan TPS khusus di lokasi strategis seperti PT Freeport Indonesia, PT PAL, dan RSUD.

Kemudian adanya pemilih di kawasan perumahan dengan hasil COKTAS menunjukkan bahwa perumahan Griya Anggrek Asri yakni 273 KK dengan 819 pemilih 80 persen pemilih belum mengganti ganti KTP.

“Sedangkan perumahan Griya Residence, 700 KK dengan 1.495 pemilih dan 600 pemilih belum ganti data KTP, perumahan Raffles Residence sebanyak 156 KK dengan 312 pemilih 80 persen juga belum mengganti data KTP dan untuk perumahan Pondok Amor SP 3 sebanyak, 1.766 KK dengan 3.500 pemilih,” jelas Budi.

Dia menambahkan, dilihat dari tren pemilih, grafik perkembangan menunjukkan stabilitas jumlah pemilih dari Pilkada 2024 hingga DPB 2026, dengan kisaran 226 hingga 229 ribu.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy