SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika meminta aturan terkait penataan area parkir di Terminal Bandara Mozes Kilangin, Jalan C. Heatubun, disosialisasikan secara luas kepada masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan transparansi sekaligus mencegah kesalahpahaman antara petugas bandara dan pengguna jasa.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengatakan publikasi mengenai aturan di kawasan terminal merupakan bagian dari hak masyarakat untuk mengetahui ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar tidak muncul persepsi bahwa aturan tersebut hanya diberlakukan secara diskriminatif terhadap kelompok tertentu, termasuk pejabat.
“Aturan yang ada di sana harus disosialisasikan supaya semua bisa tahu. Sosialisasi itu tidak harus mengumpulkan banyak orang, tapi dengan adanya media sosial tentunya bisa menjadi wadah untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang aturan-aturan apa yang perlu dipatuhi di wilayah terminal bandara,” kata Primus, Kamis (20/8/2026).
Ia menilai bandara merupakan fasilitas umum dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, setiap regulasi yang diterapkan di kawasan tersebut perlu diketahui dan dipahami seluruh pengguna jasa.
Primus mengatakan, keterbukaan informasi mengenai aturan parkir dan ketentuan lainnya di kawasan terminal juga penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan perselisihan antara petugas keamanan bandara dan masyarakat.
Menanggapi isu viral mengenai ketegangan antara anggota dewan dan petugas bandara beberapa waktu lalu, Primus menegaskan bahwa permintaan DPRK agar aturan disosialisasikan bukan semata-mata sebagai respons terhadap insiden tersebut.
“Ini bukan soal karena adanya pertikaian yang terjadi antaranggota dewan dan petugas bandara yang baru-baru ini viral, tapi memang yang namanya aturan harus diketahui oleh masyarakat,” jelasnya.
Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, DPRK Mimika berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama komisi terkait dan pihak Otoritas Bandara.
RDP tersebut akan membahas mekanisme sosialisasi aturan yang dinilai efektif sekaligus memastikan penerapan ketentuan di Bandara Mozes Kilangin dapat berjalan secara tertib, transparan, dan adil bagi seluruh pengguna jasa.
“Ini tidak lagi karena soal video viral anggota kami, tapi demi kepentingan umum,” pungkas Primus.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi