SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman melalui program “Honai Belajar”.
Program tersebut menjadi upaya Polsek Tembagapura memberikan pendampingan belajar bagi anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan formal secara optimal akibat terbatasnya aktivitas sekolah di Kampung Waa Banti serta dinamika keamanan yang pernah terjadi di wilayah tersebut.
Sebanyak 36 anak dari Kampung Banti 1, Waa Banti 2, Opitawak, Pemukiman Utikini, Kimbeli hingga Kali Kabur antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar yang dibina langsung dua personel Polsek Tembagapura, yakni Bhabinkamtibmas Kampung Waa Banti Aipda Lebu Tadan dan Ba Unit Binmas Briptu Willyam Kasminya.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dengan pembelajaran pola hidup bersih dan sehat. Anak-anak diajarkan cara mencuci tangan dan menyikat gigi sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.
Memasuki sesi belajar pada pukul 09.20 WIT, kegiatan diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu-lagu nasional, dan menghafal Pancasila untuk menanamkan nilai nasionalisme sejak dini.
Pada sesi inti, personel Polsek Tembagapura membimbing anak-anak tingkat dasar dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (Calistung). Pembelajaran dilakukan secara interaktif dengan memanfaatkan gambar dan objek visual untuk melatih konsentrasi, ketelitian, serta daya ingat.
“Anak-anak ini semuanya pintar dan mau sekolah, makanya kami berupaya melakukan pendekatan dan membuka Honai Belajar,” ujar Aipda Lebu Tadan, Senin (21/9/2026).
Setelah proses pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan membersihkan ruang kelas secara gotong royong. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIT dalam keadaan aman dan tertib.
Polsek Tembagapura berharap program tersebut mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah, lembaga non-pemerintah, maupun orang tua agar anak-anak di wilayah Waa Banti dan Kali Kabur tetap dapat memperoleh akses pendidikan yang layak meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi