KPU Mimika Gelar Rapat Koordinasi Dengan Freeport, Bahas TPS Lokasi Khusus
Suasana rapat koordinasi KPU Mimika, Bawaslu Mimika bersama Govrel PTFI, Senin (22/6/2026) (salampapua.com/Foto: Dokumen KPU Mimika)
SALAM PAPUA (TIMIKA) - Sebelum menentukan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk wilayah pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika menggelar rapat koordinasi bersama pihak Divisi Government Relations (Govrel) PTFI.
Ketua Divisi (Kadiv) Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Mimika, Budiono menyampaikan bahwa sebelumnya KPU telah menyurati pihak PTFI untuk melakukan audiensi, membahas beberapa hal dan kendala yang terjadi pada Pemilu sebelumnya.
“Setelah menindaklanjuti surat permohonan, kami melakukan rapat koordinasi bersama Bawaslu dan pihak Govrel PTFI pada 22 Juni 2026,” ujarnya kepada salampapua.com, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, pada pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada penetapan TPS Lokasi Khusus di area jobsite PTFI. KPU Mimika menyampaikan sejumlah kendala dalam penyusunan daftar pemilih.
“Pertemuan itu kami sampaikan kendala pada daftar pemilih, di antaranya terkait data pemilih tidak lengkap, roster kerja karyawan yang dinamis, jadwal cuti karyawan dan data pegawai kontraktor yang tidak permanen. Jadi ini harus dibahas sebelum kita tentukan TPS Khusus,” jelasnya.
Setelah pertemuan, kata Budi, disepakati akan dilaksanakan pertemuan lanjutan pada Juli 2026 mendatang, dan pihak Govrel PTFI bersedia menghadirkan pimpinan atau management kontraktor yang bekerja di area PTFI, dengan tujuan untuk menyosialisasikan mekanisme TPS Loksus kepada perusahaan kontraktor. Kesepakatan ini dituangkan dalam berita acara resmi.
“Kami juga memberikan informasi terkait mekanisme TPS Loksus, di mana penanggung jawab TPS Loksus membuat surat pengajuan pendirian TPS, lalu kami meneruskan secara berjenjang ke KPU Provinsi Papua Tengah lalu ke KPU RI dan keputusan akhir ada di tangan KPU RI terkait ada atau tidaknya TPS Loksus. Dengan prosedur penetapan TPS Khusus yang sedikit rumit maka KPU melakukan verifikasi dari awal sebelum nantinya memasuki pemilu 2029,” ungkapnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy