Meski Bantai Persak Kebumen 6-0, Wamena United Gagal Ke Perempat Final Liga 4 Piala Presiden 2026

Meski Bantai Persak Kebumen 6-0, Wamena United Gagal Ke Perempat Final Liga 4 Piala Presiden 2026 Suasana pertandingan terakhir di babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 antara Wamena United FC versus Persak Kebumen di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (26/6/2026)(Salampapua.com/Tangkapan Layar Youtube PSSI)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Wamena United FC menutup perjuangannya di Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Tim berjuluk Badai Pegunungan itu membantai Persak Kebumen dengan skor telak 6-0 pada laga terakhir Grup CC Babak 16 Besar Putaran Nasional yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, Wamena United tampil dominan dengan permainan menyerang. Gol pembuka tercipta pada menit ke-27 melalui sepakan Yan Peterson Sama. Keunggulan kemudian bertambah menjadi 2-0 menjelang turun minum setelah Boas Murefer menyundul bola hasil tendangan pojok yang gagal diantisipasi kiper Persak Kebumen.

Memasuki babak kedua, Wamena United semakin agresif. Baru dua menit setelah kick-off, Yan Peterson Sama kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui aksi individu yang membawa timnya unggul 3-0.

Dominasi Wamena United terus berlanjut. Pada menit ke-66, Biasa Murafer memperbesar keunggulan menjadi 4-0. Lima menit berselang, Yan Peterson Sama melengkapi hat-trick sekaligus mengubah skor menjadi 5-0.

Gol penutup lahir pada masa tambahan waktu babak kedua. Ronal Wakerkwa sukses membobol gawang Persak Kebumen dan memastikan kemenangan telak Wamena United dengan skor akhir 6-0.

Meski meraih kemenangan besar, hasil tersebut belum cukup mengantarkan wakil Papua Pegunungan itu melaju ke babak perempat final. Wamena United harus mengakhiri langkahnya di Babak 16 Besar setelah kalah dalam perolehan poin dari Persigar Garut.

Asisten Pelatih Wamena United FC, Patrik Adii Persiwa, mengatakan timnya hanya mampu mengoleksi empat poin hingga akhir fase grup. Sementara itu, Persigar Garut mengumpulkan lima poin setelah meraih kemenangan atas Persinga Ngawi.

"Wamena United FC kalah selisih poin dengan Persigar Garut, jadi kami tidak bisa lolos ke babak 8 besar," ujar Patrik kepada Salampapua.com melalui sambungan telepon.

Meski gagal melaju ke fase berikutnya, Patrik tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang dinilainya telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.

Menurutnya, keberhasilan menembus babak 16 besar nasional merupakan pencapaian yang patut diapresiasi setelah sebelumnya melewati fase 64 besar dan 32 besar."Keberuntungan saja yang belum berpihak kepada kami. Anak-anak tampil luar biasa dan berjuang maksimal. Namun, kami sempat kehilangan poin saat menghadapi Persigar Garut dan Persinga Ngawi, sehingga berpengaruh pada klasemen akhir," katanya.

Ia menambahkan, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk meningkatkan konsistensi permainan, terutama saat menghadapi pertandingan-pertandingan krusial pada kompetisi mendatang.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi