SALAM PAPUA (TIMIKA) – Bupati Mimika Johannes Rettob membacakan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRK Mimika, Sabtu (26/9/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRK Mimika tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akaz bersama Wakil Ketua III Ester Tsenawatme. Rapat turut dihadiri Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau, Plt Sekwan Sriyanti Ramping, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda.
Dalam penyampaian nota keuangan, Bupati Rettob mengatakan penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026 dilakukan sesuai ketentuan Pasal 48 ayat (1) PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Menurutnya, rancangan tersebut disusun dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, termasuk penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat sesuai amanat UU APBN dan informasi resmi Kementerian Keuangan.
Selain itu, penyusunan perubahan APBD tetap memperhatikan prioritas program perangkat daerah yang telah disesuaikan dengan klasifikasi dan nomenklatur terbaru sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Rettob memaparkan, pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 ditargetkan sebesar Rp5,05 triliun.
Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp584,82 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp2,99 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp1,46 triliun.
“Sementara belanja daerah direncanakan mencapai Rp6,16 triliun,” ujar Rettob.
Belanja tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp4,60 triliun, belanja modal Rp1,17 triliun, belanja tidak terduga Rp33,34 miliar, serta belanja transfer Rp359,23 miliar.
Untuk menutup defisit antara pendapatan dan belanja, pemerintah daerah merencanakan pembiayaan netto sebesar Rp1,11 triliun. Pembiayaan tersebut berasal dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp1,116 triliun, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp5,8 miliar berupa penambahan penyertaan modal daerah pada BPD.
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPRK Mimika sempat diskors karena nota keuangan perubahan APBD 2026 belum dibacakan secara lengkap, khususnya terkait nominal anggaran.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi