Istri Korban Penembakan Di Jalan Poros Habema Dievakuasi Dari Distrik Mbua Ke Kenyam Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyampaikan turut berbelasungkawa kepada Nyonya Aris Sanda, istri Almarhum Aris Sanda setibanya di Kota Kenyam, Kamis (17/9/2026)(Salampapua.com/Elea Worom)

Istri Korban Penembakan Di Jalan Poros Habema Dievakuasi Dari Distrik Mbua Ke Kenyam

SALAM PAPUA (KENYAM) – Pemerintah bersama TNI dan Polri memfasilitasi evakuasi istri Almarhum Aris Sanda, korban penembakan di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, ke Kota Kenyam, Kamis (17/9/2026).

Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter TNI AD untuk selanjutnya memfasilitasi perjalanan istri korban menuju Wamena, agar dapat melihat dan mendampingi proses pemulangan jenazah suaminya.

Nyonya Aris Sanda diketahui merupakan seorang guru yang bertugas di Distrik Mbua. Ia dievakuasi dari tempat pengabdiannya setelah mendapat kabar bahwa suaminya diduga menjadi korban penembakan di kawasan Habema.

Tampak Nyonya Aris lemah menahan kesedihan setibanya di Kenyam, Nduga, Kamis (17/9/2026)(Salampapua.com/Elea Worom) Tampak Nyonya Aris lemah menahan kesedihan setibanya di Kenyam, Nduga, Kamis (17/9/2026)(Salampapua.com/Elea Worom)

Setibanya di Bandara Kenyam, istri korban disambut isak tangis rekan-rekan sesama guru yang telah menunggu. Selanjutnya, ia dibawa bertemu dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Nduga dan sejumlah warga di Kenyam.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Makodim 1706/Nduga tersebut hadir Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP., jajaran pemerintah daerah, serta Kasdim 1706/Nduga yang mewakili Dandim 1706/Nduga Letkol Inf Ardian Kristiawan.

Kasdim 1706/Nduga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas peristiwa yang menimpa Aris Sanda. Ia mengatakan, proses evakuasi istri korban merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Nduga, Kodim dan Polres Nduga.

Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyerahkan bantuan duka kepada perwakilan keluarga Almarhum Aris Sanda di Makodim 1706/Nduga, Kamis (17/9/2026)(Salampapua.com/Elea Worom) Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyerahkan bantuan duka kepada perwakilan keluarga Almarhum Aris Sanda di Makodim 1706/Nduga, Kamis (17/9/2026)(Salampapua.com/Elea Worom)

“Kami mau sampaikan bahwa hal ini atas koordinasi antara Bupati, Dandim dan Kapolres Nduga sehingga Nyonya Aris bisa tiba di Kenyam. Kami juga mengajak berdoa agar cuaca memungkinkan sehingga bisa terbang ke Wamena untuk melihat almarhum Aris,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Nduga menyampaikan bahwa jajaran TNI dan Polri turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi pada Selasa lalu. Setelah menerima informasi kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bupati dan Dandim Nduga.

Ia mengatakan, TNI AD melalui Satgas Rajawali kemudian membantu proses penjemputan istri korban dari Timika menggunakan dua unit helikopter.

“Syukur hingga akhirnya dari TNI AD melalui Satgas Rajawali memberikan jemputan kepada istri korban berangkat dari Timika sebanyak dua pesawat heli. Kami sangat berterima kasih kepada TNI AD karena sudah berjibaku dan berusaha keras untuk penjemputan istri korban,” ujarnya.

Menurutnya, personel TNI dan Polri yang berada di Wamena juga bekerja untuk mencari dan menemukan korban. Proses pencarian dilakukan bersama unsur gabungan hingga akhirnya jenazah ditemukan.

“Demikian juga para anggota TNI, Polri yang ada di Wamena yang berusaha keras mencari dan menemukan korban. Perjalanan itu tidak bisa dikatakan ringan. Tim gabungan sudah bekerja dari malam sampai pagi hingga menemukan jenazah korban bersama unsur Oops Habema, Satgas ODC dan Rajawali,” terangnya.

Kapolres menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah berupaya menjemput keluarga korban dari Wamena. Namun, upaya tersebut terkendala keterbatasan sarana transportasi menuju Distrik Mbua.

“Intinya kami semua berkabung, berdukacita dan mendoakan almarhum Aris diberikan tempat di surga,” pungkasnya.

Sementara itu, tampak Nyonya Aris menangis bahkan tidak mampu berjalan menahan kesedihan setibanya di Kenyam dan harus dipapah oleh rekan-rekannya serta masyarakat hingga akhirnya bisa beristirahat sembari menunggu penerbangan ke Wamena.

Pada kesempatan itu, Bupati Nduga, Yoas Beon juga tampak menyerahkan bantuan duka kepada keluarga korban.

Penulis/Editor: Sianturi