SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar kegiatan sosialisasi kampung siaga bencana di Aula Bobaigo, Keuskupan Timika, Jumat (23/10/2026).
Mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, kegiatan ini dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot, sebagai langkah penting meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta memperkuat perlindungan sosial bagi warga yang berpotensi terdampak bencana.
Bupati John Rettob dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ananias menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai potensi risiko bencana di lingkungan masing-masing, cara melakukan pencegahan, langkah penyelamatan diri, serta tindakan darurat yang tepat.
Program kampung siaga bencana ditegaskan bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata membangun kesadaran, kepedulian, dan kemampuan masyarakat agar dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Saya tekankan juga pentingnya perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, serta masyarakat yang membutuhkan perlindungan khusus ketika terjadi bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Mimika, Yohanes Kum menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Kemensos Nomor 28 Tahun 2012 tentang kampung siaga bencana. Ia menekankan bahwa bencana tidak hanya berupa gempa atau banjir, tetapi juga kabut asap yang saat ini melanda Mimika.
“Kami harap tiap RT, distrik, kampung, dan masyarakat dapat berkolaborasi dalam penanganan bencana,” pungkas Yohanes.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy