PUPR Mimika Lanjutkan Peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi Dengan Anggaran Rp 5 Miliar Kondisi Jalan Inspeksi Irigasi yang menghubungkan ke arah Jalan Hasanuddin yang sedang diperbaiki (salampapua.com/Evita)

PUPR Mimika Lanjutkan Peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi Dengan Anggaran Rp 5 Miliar

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas PUPR melanjutkan proyek peningkatan ruas Jalan Inspeksi Irigasi yang menghubungkan ke arah Jalan Hasanuddin, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5 Miliar. Proyek ini bertujuan untuk mendukung kelancaran lalu lintas di tengah pesatnya perkembangan kota.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya. Penataan jalur disesuaikan dengan rencana awal agar akses jalan memiliki lebar memadai.

“Awalnya ini adalah jalan inspeksi irigasi yang hanya difungsikan untuk kendaraan roda dua. Namun seiring perkembangan kota dan padatnya aktivitas masyarakat, statusnya kita tingkatkan agar bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya usai menghadiri Seminar Akhir Perencanaan Potowaiburu di Hotel Horison Ultima, Timika, Jumat (23/10/2026).

Yoga menambahkan, jalur tersebut kini menjadi salah satu akses utama yang padat karena terkoneksi dengan beberapa ruas penting, termasuk Jalan Budi Utomo yang menerapkan sistem satu arah. Penataan ini juga merespons keluhan masyarakat terkait kemacetan di sekitar area persekolahan yang sempit dan rawan kecelakaan.

“Ketika anak-anak sekolah beraktivitas di situ, kemacetannya luar biasa dan orang tua murid bingung mencari tempat parkir. Jalur ini juga rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang sebelumnya sempit. Oleh karena itu, kita lebarkan agar lebih aman dan efisien,” jelas Yoga.

Ke depan, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut akan dilengkapi dengan trotoar bagi pejalan kaki dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Meski target penyelesaian terus dikejar, Yoga mengakui masih ada kendala non-teknis, terutama keberadaan pemukiman warga di atas jalur irigasi.

Untuk itu, PUPR berkoordinasi dengan pemerintah distrik dan kelurahan guna melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Kami melibatkan Kepala Distrik dan Lurah untuk memberikan pemahaman bahwa ini adalah jalan inspeksi irigasi yang sedang ditingkatkan demi kepentingan bersama,” katanya.

Tahap lanjutan proyek ini difokuskan pada penimbunan jalan hingga pengaspalan hotmix. Namun, pembangunan talud penahan tanah secara menyeluruh masih membutuhkan anggaran tambahan.

“Memang butuh biaya besar karena jalurnya harus di-talud lebih tinggi untuk pengamanan konstruksi jalan. Saat ini difokuskan pada penimbunan dan hotmix terlebih dahulu, sementara pengerjaan fisik terus dimaksimalkan,” pungkas Yoga.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy