Raba-raba Tubuh Keponakan Yang Masih SMP, Seorang Karyawan Di Timika Dilaporkan Ke Polisi

Raba-raba Tubuh Keponakan Yang Masih SMP, Seorang Karyawan Di Timika Dilaporkan Ke Polisi (salampapua.com/Foto Ilustrasi)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Seorang pria berinisial YP yang merupakan karyawan di perusahaan ternama di Timika dilaporkan ke Polres Mimika lantaran sering melecehkan keponakannya yang masih duduk di kelas 2 SMP di Timika.

Kepada salampapua.com, korban yang tinggal di kediaman pelaku yang beralamat di Jalan Nawaripi, tepatnya di lorong masuk SMA Taruna itu mengaku telah dilecehkan berkali-kali oleh om kandungnya.

Bulan Agustus lalu, pelaku masuk ke dalam kamar korban saat subuh dan meraba-raba bagian atas tubuh dan payudara korban. Korban juga menyampaikan bahwa setiap libur kerja, pelaku selalu turun dari Tembagapura dan selalu melakukan aksinya hingga membuat korban takut.

"Saat bulan Agustus dia masuk ke kamar sekitar jam 3 subuh. Dia raba-raba saya di bagian atas termasuk dada. Saya kaget, saya langsung takut dan gemetaran. Besoknya dia bujuk saya supaya tidak kasih tahu ke tante (istri pelaku). Pelaku bilang ke saya kamu jangan kasih tahu tante biar kami tidak cerai," ungkapnya di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Minggu (17/12/2023).

Korban yang tidak tinggal bersama dengan kedua orang tua kandungnya ini menuturkan, beberapa hari lalu pelaku kembali melakukan hal serupa dengan meraba-raba bagian pahanya. Tidak tahan dengan perbuatan pelaku, korban kemudian menceritakan kepada temannya dan meminta agar  tinggal di rumah temannya tersebut yang beralamat di Jalan Kebun Siri.

"Saya baru datang dari kampung bulan Agustus, tapi sampai di sini saya dilecehkan. Saya takut dengan ini semua. Makanya saya ceritakan ke teman dan teman saya lapor ke orangtuanya," kata korban yang berusia 14 tahun ini.

Pada kejadian-kejadian sebelumnya, korban pernah mengadu ke tantenya, tetapi ternyata hanya diselesaikan secara kekeluargaan serta pelaku pun mengaku bertobat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Sebelumnya sudah pernah dilaporkan dan diselesaikan secara keluarga. Pelaku janji tidak mengulanginya lagi. Makanya saya masih bertahan tinggal di rumahnya," ujarnya.

Penulis : Acik

Editor : Jimmy