Siswa, Guru Dan Orang Tua Murid SMKN 3 Kesehatan Timika Gelar Demo Tolak Kepsek Baru
Situasi demo di depan SMKN 3 Kesehatan Timika, Papua Tengah, Kamis (7/12/2023) (salampapua.com/Evita)
SALAM PAPUA (TIMIKA) - Sejumlah orang tua murid, siswa dan guru menggelar aksi demonstrasi penolakan Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 Kesehatan Timika, Papua Tengah, yang baru saja diganti.
Dalam aksi demo itu, Kamis (7/12/2023), para siswa dan guru serta orang tua murid sempat berjalan di depan sekolah tersebut namun karena ada larangan dari polisi, sehingga mereka kembali masuk di halaman sekolah dengan membawa sejumlah poster dengan tulisan yang berisi berbagai tuntutan.
Ketua Komite SMK Negeri 3 Mimika, Jhon Ade Matulessi mengungkapkan kekecewaannya atas rolling yang dilakukan Bupati Mimika terhadap Kepsek SMKN 3 Kesehatan Timika.
Sejak 2013 Kepsek memimpin di sekolah ini, dari murid sekitar 200-an sampai sekarang bisa 1.000 lebih, dan anak-anak SMK yang lulus dari sekolah ini mempunyai prestasi yang sangat baik, berkat dorongan dan kemampuan Bapak Jhon Lemauk sebagai pimpinan di Sekolah, ujarnya.
Sebagai perwakilan orang tua murid, Dia secara tegas menolak pergantian Kepsek yang baru di sekolah kejuruan tersbeut. Dirinya menyebutkan bahwa selama mengabdi, Kepsek sebelumnya yakni Jhon Lemauk telah memberikan dedikasi yang tinggi kepada sekolah bahkan lab yang akan dibangun di sekolah merupakan usahanya.
Saya rasa ini hal yang tidak wajar, tidak sesuai aturan. Kita semua menolak pergantian Kepsek yang tanpa sebab ini, ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, sebelumnya sekolah dilimpahkan ke Provinsi lalu dikembalikan lagi ke Kabupaten, namun dari pelimpahan awal tahun hingga akhir tahun ini belum adanya SK dan Struktur yang baru yang menjelaskan adanya Bidang sekolah menengah dalam struktur Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.
Sampai sekarang saja Kepsek kami hanya memegang SK dari Gubernur sedangkan pelimpahan dari Provinsi ke Kabupaten belum ada, bahkan di Dinas Pendidikan Mimika, Kabidnya belum terstruktur, lalu apa yang menyebabkan Kepsek bisa dirolling, ini sangat dipertanyakan? tuturnya.
Sementara itu mantan Kepsek SMKN 3 Kesehatan Timika, Jhon Lemauk mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka atas pergantian yang dilakukan oleh Bupati Mimika. Pasalnya, dari awal Bupati telah mempercayakan SMKN 3 kepada dirinya.
Saya membangun SMKN 3 ini dari belum diakui hingga sekarang sudah besar, saya bekerja dengan tulus hati untuk sekolah ini, ujarnya.
Dia berharap ada pembatalan SK yang dikeluarkan Bupati Mimika. Apabila dirinya dirolling dengan alasan karena ikut dalam politik itu merupakan tuduhan yang salah besar, sebab dia mengaku hanya fokus membangun sekolah, untuk membangun anak-anak bangsa.
Saya 3 tahun lagi pensiun, saya berharap SK ini bisa dibatalkan, saya yang berjuang atas pembangunan sekolah ini, hingga saat ini pembangunan Lab pun atas usulan saya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Papua, jelasnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy