Waket II DPRD Mimika Kunker Ke Kaokonao, Berikut Permintaan Masyarakat
Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE didampingi Kepala Distrik Mimika Barat, Christian Warinusy saat meninjau pembangunan di Kokonao, Distrik Mimika Barat (Dokumen DPRD)
SALAM PAPUA (TIMIKA) - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mimika, Yohanes Felix Helyanan telah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kaokonao, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Dari hasil Kunker tersebut, Yohanes Felix Helyanan diminta oleh Pemerintah Distrik dan masyarakat untuk dapat mendorong serta memperjuangkan beberapa program yang menjadi prioritas, yaitu soal air bersih, berdirinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), listrik 24 jam, dan pembangunan Puskesmas.
Kepala Distrik Mimika Barat, Christian Warinussy meminta agar Wakil Ketua II DPRD Mimika untuk dapat memperjuangkan dan mendorong, agar program air bersih yang kini sedang dilakukan tahap pembangunan penampungan yaitu pemanfaatan air laut dan air sungai (Payau), untuk bisa menghasilkan ketersediaan air bersih dan kebutuhan pelayanan kebutuhan bahan bakar dengan pembangunan SPBU, serta kebutuhan listrik 24 jam di Kokonao.
Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR tengah memprogram pembangunan untuk ketersediaan dan kebutuhan air bersih, melalui proses dari air payau menjadi air bersih siap diminum guna kebutuhan hidup sehari-hari di distrik Mimika Barat, ujar Christian Warinussy dalam rilis yang diterima Salampapua.com, Sabtu (12/10/2024).
Yohanes Felix Helyanan mengatakan kunjungannya ke Kaokonao kali ini ingin melihat dan memastikan program-program apa saja yang sudah terealisasi, sedang pembangunan atau ingin memastikan kendala-kendala dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Dari hasil Kunker di Distrik Mimika Barat ini, dapat diketahui program apa saja yang sangat mendesak yang dibutuhkan masyarakat untuk nantinya dapat didorong dan diusulkan, di masing-masing OPD untuk diakomodir pada usulan di APBD Induk 2025.
Tentang kebutuhan air bersih menjadi program yang prioritas dan sangat mendesak di Kokonao, sebab soal air bersih ini juga bukan saja Kokonao, tapi hampir semua di Distrik bagian Pesisir. Karena itu, hal ini menjadi catatan penting, termasuk kebutuhan listrik yang baru bisa dinikmati 12 jam, tegasnya.
Ia menjelaskan, dari hasil Kunker ini akan didorong ke Pemkab Mimika melalui OPD terkait, termasuk koordinasi dengan pihak PLN untuk bisa menjawab kebutuhan tenaga operator.
Apa yang telah diperjuangkan oleh kepala distrik dan jajarannya perlu didukung, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan air bersih dan listrik 24 jam, pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi