Pengamanan Maksimal, Empat Jenazah Korban Helikopter Di Jila Berhasil Dievakuasi

Pengamanan Maksimal, Empat Jenazah Korban Helikopter Di Jila Berhasil Dievakuasi Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kolonel Pnb Asri Efendy Rangkuti, Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery, serta Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat memantau kedatangan tim SAR gabungan yang mengevakuasi jenazah korban, Kamis (11/9/2025) (Salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) Proses evakuasi empat korban Helikopter PK-IWS milik PT Intan Angkasa yang jatuh di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, berlangsung aman dan tanpa gangguan.

Danlanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Asri Efendy Rangkuti, menyampaikan rasa syukur karena evakuasi dapat berjalan lancar meski medan lokasi kecelakaan sangat sulit dan dikategorikan rawan.

Alhamdulillah, mulai dari survei titik kecelakaan hingga pelaksanaan evakuasi bisa dilaksanakan dengan baik. Ini berkat doa dan dukungan banyak pihak, ujar Kolonel Efendy saat konferensi pers, Kamis (11/9/2025).

Suasana proses evakuasi korban jatuhnya helikopter PK-IWS PT Intan Angkasa di Distrik Jila, Kamis (11/9/2025) (Dokumen SAR Timika) Suasana proses evakuasi korban jatuhnya helikopter PK-IWS PT Intan Angkasa di Distrik Jila, Kamis (11/9/2025) (Dokumen SAR Timika)

Evakuasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, UPBU Bandara Mozes Kilangin, serta PT Intan Angkasa.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, yang turut memantau jalannya evakuasi, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa nahas tersebut. Ia menegaskan, Polres Mimika bersama Basarnas dan TNI mengerahkan pengamanan penuh selama proses evakuasi, termasuk instruksi kepada Polsek Jila untuk menjaga lokasi jatuhnya helikopter.

Alhamdulillah evakuasi berjalan aman, tanpa ada gangguan dari pihak mana pun. Ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat Jila, kata AKBP Billyandha.

Empat korban yang berhasil dievakuasi adalah Pilot Eko Puja, HLO Sudirman, serta dua penumpang bernama Anto dan Zulkivli.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi