Protein Susu Kedelai Dan Manfaatnya Bagi Tubuh
Ilustrasi (Alodokter)
SALAM PAPUA (TIMIKA)- Protein susu kedelai kini semakin populer sebagai sumber protein nabati yang dapat menjadi alternatif bagi orang yang tidak mengonsumsi susu sapi, baik karena pola makan vegetarian/vegan maupun alergi.
Susu kedelai dibuat dari kacang kedelai yang direndam, dihaluskan, direbus, lalu disaring hingga menghasilkan cairan bertekstur creamy yang kaya nutrisi. Dibandingkan susu nabati lainnya, kandungan proteinnya paling mendekati susu sapi.
Kandungan Protein Susu Kedelai
Dalam satu gelas susu kedelai terdapat sekitar 78 gram protein, jumlah yang setara dengan susu sapi. Ini membuat susu kedelai cocok dikonsumsi oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sebagai pelengkap asupan gizi harian.
Manfaat Protein Susu Kedelai
Meningkatkan massa otot
Protein diubah menjadi asam amino yang penting untuk memelihara dan membangun otot. Hasilnya akan lebih optimal bila disertai olahraga rutin dan pola makan seimbang.
Mendukung perbaikan jaringan tubuh
Protein membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan seperti kulit, tulang, organ, dan rambut, termasuk memperbaiki jaringan yang rusak karena luka atau infeksi.
Memperkuat sistem imun
Protein diperlukan untuk membentuk antibodi, sehingga tubuh lebih kuat melawan bakteri, virus, dan parasit penyebab infeksi.
Menunjang produksi hormon
Protein merupakan bahan baku pembentukan berbagai hormon penting yang berperan dalam metabolisme dan pertumbuhan.
Menjaga keseimbangan cairan tubuh
Protein membantu mengatur tekanan osmotik darah, sehingga cairan tidak keluar atau masuk jaringan secara berlebihan. Ini mencegah edema maupun dehidrasi.
Tips Aman Mengonsumsi Susu Kedelai:
Pastikan kedelai dicuci dan direbus hingga matang untuk menghindari kontaminasi kuman. Simpan susu kedelai di kulkas dan konsumsi dalam waktu yang dianjurkan. Pilih susu kedelai tanpa tambahan gula agar lebih sehat. Untuk yang tidak mengonsumsi produk hewani, pilih susu kedelai yang diperkaya kalsium, vitamin, dan zat besi. (Alodokter)
Editor: Sianturi