Curry Bombers Sabet Juara 3 Di Turnamen Internasional NBFO Ningbo 2026, Pemain Papua Turut Bersinar

Curry Bombers Sabet Juara 3 Di Turnamen Internasional NBFO Ningbo 2026, Pemain Papua Turut Bersinar Atlet Papua Wrestle Mansawan, salah satu pemain Curry Bombers saat berlaga di Turnamen Internasional NBFO Ningbo 2026 (salampapua.com/Foto: Dokumen Pribadi Curry Bombers)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Atlet Papua Wrestle Mansawan mencatatkan prestasi membanggakan setelah membantu tim Curry Bombers meraih posisi ketiga pada ajang NBFO Ningbo Flag Football Open 2026, salah satu turnamen flag football internasional terbesar dan paling bergengsi di dunia, yang berlangsung pada 29-31 Mei 2026 di Distrik Zhenhai, Ningbo, Tiongkok.

Dalam keterangan tertulis yang diterima salampapua.com, NBFO Ningbo Flag Football Open disebutkan merupakan ajang internasional yang mempertemukan puluhan tim dan ratusan atlet dari berbagai negara. Turnamen ini dikenal sebagai salah satu panggung kompetisi paling kompetitif di kawasan Asia dan menjadi wadah bagi atlet-atlet terbaik dunia untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Kesempatan Wrestle bergabung bersama Curry Bombers berawal dari rekomendasi Coach Windra, pelatih Tim Nasional Flag Football Putri Indonesia. Saat Curry Bombers mencari tambahan pemain untuk memperkuat skuad mereka, Windra merekomendasikan dua pemain dari Indonesia, salah satunya adalah Wrestle Mansawan.

Menindaklanjuti kesempatan tersebut, pengurus AAFI Regional Papua bersama komunitas Papua Black Pearls memberikan dukungan penuh kepada Wrestle, mulai dari persiapan latihan hingga administrasi keberangkatan agar ia dapat tampil maksimal di Ningbo.

Di turnamen tersebut, Wrestle yang dijuluki "The Lizard" mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi penting bagi tim. Bersama Curry Bombers, ia menjadi bagian dari salah satu tim terbaik sepanjang kompetisi.

Sepanjang turnamen, Curry Bombers tampil impresif dengan mencatatkan tujuh kemenangan dari delapan pertandingan. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi di babak semifinal saat menghadapi tim yang kemudian keluar sebagai juara turnamen. Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Curry Bombers kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Apex Jet Force dan memastikan diri finis di posisi ketiga NBFO Ningbo Flag Football Open 2026.

Penampilan Wrestle mendapat apresiasi dari salah satu kapten Curry Bombers, Parmvir Basra.

"Wrestle adalah orang yang sangat hebat untuk diajak bermain. Salah satu pemain yang paling mudah dilatih yang pernah saya ajak bermain," ujar Parmvir Basra.

AAFI Regional Papua menilai pencapaian Wrestle menjadi bukti bahwa atlet-atlet Papua mampu bersaing di tingkat internasional ketika diberikan kesempatan dan didukung oleh pembinaan yang berkelanjutan.

"Kami bangga dengan pencapaian Wrestle. Ini menjadi bukti bahwa atlet Papua memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat dunia. Keberhasilannya juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet Papua lainnya," ujar perwakilan AAFI Regional Papua.

Salah satu Pembina Flag Football Regional Papua, Janjai Adii, mengatakan bahwa keberhasilan Wrestle tidak terlepas dari karakter dan etos kerja yang dimilikinya.

"Kunci dari semua ini adalah mengutamakan Tuhan, disiplin, kemauan belajar, dan work ethic. Wrestle memiliki work ethic yang sangat baik. Karakter inilah yang membuatnya dilirik oleh tim luar negeri. Saya sangat bangga dengan pencapaiannya," kata Janjai.

Bagi Wrestle, pengalaman tampil di Ningbo menjadi pelajaran berharga yang ingin ia bagikan kepada rekan-rekan atlet di Papua dan Indonesia.

"Saya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu selama mengikuti kejuaraan ini. Saya ingin membawa pengalaman tersebut kembali ke Papua dan membantu lebih banyak atlet berkembang. Saya ingin menempatkan pemain Papua di peta dunia flag football. Yang terpenting, kita harus terus belajar, tetap rendah hati, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah," ujar Wrestle.

Keberhasilan Wrestle Mansawan bersama Curry Bombers menjadi kebanggaan tersendiri bagi Papua Black Pearls dan komunitas flag football Papua. Lebih dari sekadar podium internasional, pencapaian ini menunjukkan bahwa atlet-atlet dari Timur Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di panggung dunia.

Bagi AAFI Regional Papua dan Papua Black Pearls, prestasi ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal untuk membuka lebih banyak peluang bagi atlet-atlet Papua agar dapat mengikuti jejak yang sama dan membawa nama Papua serta Indonesia ke tingkat internasional.

Editor: Jimmy