Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nduga, Dalok Lokbere (kiri) menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada perwakilan warga pada pembagian, Senin (8/6/2026)(Salampapua.com/Elea Worom)
SALAM PAPUA (KENYAM) – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat di 32 distrik dan 248 kampung, Senin (8/6/2026).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nduga, Dalok Lokbere, mengatakan bantuan yang disalurkan terdiri dari 258 ton beras dan 14 ton minyak goreng yang telah diterima pemerintah daerah untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Hari ini, 8 Juni 2026, kami dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pembagian beras pangan kepada masyarakat Nduga yang berada di 32 distrik dan 248 kampung. Beras yang sudah masuk sebanyak 258 ton dan minyak goreng 14 ton, dan hari ini mulai kami salurkan kepada masyarakat,” ujar Dalok.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nduga, Dalok Lokbere bersama jajarannya sebelum pembagian beras di Kenyam, Senin (8/6/2026)(Salampapua.com/Elea Worom) Untuk mendukung kelancaran distribusi, pihaknya telah menginstruksikan masyarakat dan aparat distrik agar menyiapkan kendaraan angkut berupa truk guna membawa bantuan ke titik-titik distribusi yang telah ditentukan.
“Kami sudah meminta masyarakat menyiapkan angkutan untuk membawa beras ke lokasi yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga berencana melakukan penyaluran kepada masyarakat Nduga yang berada di Kabupaten Mimika dan Jayawijaya,” katanya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri para kepala distrik dari berbagai wilayah di Kabupaten Nduga. Sejak pagi, warga tampak memadati gudang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mengikuti proses distribusi bantuan.
Dalok yang didampingi para staf dan jajarannya kembali mengingatkan masyarakat agar membawa kendaraan angkut, sehingga beras dan minyak goreng dapat segera didistribusikan ke seluruh distrik dan kampung penerima manfaat.
Proses pembagian bantuan berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan diawali dan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya penyaluran bantuan pangan tersebut.
Penulis/Editor: Sianturi