Pemkab Mimika Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Di SPBU
Tim Pengawasan distribusi BBMM Pemkab Mimika saat turun langsung meninjau di SPBU di SP 2 Timika, Kamis (11/6/2026)(Salampapua.com/Evita)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten Mimika memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi guna memastikan penyaluran tepat sasaran serta mencegah potensi penyalahgunaan di lapangan.
Pengawasan dilakukan melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersama Pertamina, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Perhubungan (Dishub), dengan turun langsung ke sejumlah SPBU penyalur BBM subsidi, Kamis (11/6/2026), termasuk SPBU SP2, Nawaripi, Jalan Hasanuddin, dan Yos Sudarso Timika.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, mengatakan pihaknya masih menemukan sejumlah kendaraan yang tidak sesuai antara barcode dan nomor polisi, serta pengguna yang belum memiliki barcode akibat kendala administrasi.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera mengurus barcode agar proses pengisian BBM subsidi dapat berjalan lebih tertib dan sesuai ketentuan. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pihak Samsat untuk mengintegrasikan data kendaraan, termasuk status pajak kendaraan.
“Selain itu, kami juga akan menyiapkan regulasi baru berupa surat edaran atau peraturan bupati sebagai dasar hukum pengawasan distribusi BBM subsidi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan telah dilakukan selama tiga hari di empat SPBU utama di Timika.
Hasil temuan di lapangan akan dievaluasi bersama lintas instansi untuk mencari solusi atas berbagai persoalan distribusi BBM subsidi. Pemerintah juga menilai perlunya penyesuaian kuota seiring dengan kondisi ketersediaan stok yang relatif mencukupi.
“Kami merencanakan pengembalian kuota dari 65 liter menjadi 80 liter per pengisian. Kami juga mengimbau agar sopir truk tidak melakukan antre setiap hari jika kebutuhan operasional masih terpenuhi,” katanya.
Dengan penguatan pengawasan, penertiban barcode, serta peningkatan kesadaran masyarakat, Pemkab Mimika berharap distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi