Siapkan Generasi Emas, Generasi Inspirasi Gelar Seminar Bersama Ratusan Siswa SMA Tiga Raja Timika
Tim Generasi Inspirasi foto bersama ratusan siswa SMA Tiga Raja Timika usai penyampaian materi seminar, Senin (8/6/2026)(Salampapua.com/Acik)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Generasi Inspirasi menggelar seminar edukatif bagi ratusan siswa SMA Tiga Raja Timika, Senin (8/6/2026), sebagai upaya membekali generasi muda dengan pengetahuan dan karakter yang kuat dalam menghadapi masa depan.
Koordinator Generasi Inspirasi Wilayah Timika, Zakaria Parinding, mengatakan Generasi Inspirasi merupakan gerakan yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan berfokus pada pembinaan generasi muda, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya menciptakan generasi emas Indonesia melalui pembentukan karakter, peningkatan wawasan, serta penguatan nilai-nilai moral di kalangan remaja.
"Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bagaimana mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami berharap dari SMA YPPK Santo Bernardus lahir generasi-generasi yang mampu membawa dampak positif bagi bangsa dan negara," ujar Zakaria.
Dalam seminar tersebut, peserta menerima sejumlah materi, antara lain Kamu Itu Unik, Kebutuhan dan Keinginan, Aku dan Cinta, serta edukasi mengenai dampak negatif perilaku seks bebas.
Zakaria menjelaskan materi-materi tersebut dirancang untuk membantu remaja memahami potensi diri, mengendalikan perilaku, serta mengambil keputusan yang tepat demi masa depan yang lebih baik.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para siswa yang aktif mengikuti sesi diskusi dan menyampaikan pandangan mereka terkait materi yang diberikan.
Salah satu peserta, Marcel, siswa kelas XI SMA Tiga Raja, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari seminar tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan dapat menjadi bekal penting dalam kehidupan sosial maupun persiapan menghadapi masa depan.
Ia menilai materi Kamu Itu Unik memberikan pemahaman bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan potensi yang berbeda, yang dapat dikembangkan untuk berkarya dan menginspirasi orang lain.
Hal senada disampaikan Amelia Tesalonika Sumigar. Ia mengaku memperoleh wawasan baru, terutama melalui materi Kebutuhan dan Keinginan, yang mengajarkan pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat berterima kasih kepada Generasi Inspirasi yang telah hadir dan membagikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kami," katanya.
Sementara itu, Arzetti Imanuella Simatupang menilai materi mengenai cinta dan seks sangat relevan bagi remaja. Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai kedua hal tersebut penting untuk membantu generasi muda menjaga diri dan merencanakan masa depan dengan lebih baik.
"Materi ini sangat penting karena usia remaja merupakan fase pencarian jati diri. Kami perlu memahami dengan baik perbedaan antara cinta dan seks agar dapat mengambil keputusan yang tepat," ujarnya.
Usai mengikuti seminar, para siswa berkomitmen untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, termasuk melalui media sosial sebagai sarana edukasi bagi generasi muda lainnya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi