SMKN 3 Mimika Mulai Seleksi 324 Calon Siswa Baru Untuk Empat Program Keahlian

SMKN 3 Mimika Mulai Seleksi 324 Calon Siswa Baru Untuk Empat Program Keahlian Calon siswa baru SMKN 3 Kesehatan yang masih mengenakan seragam SMP saat mengikuti tes atau seleksi penerimaan peserta didik baru di sekolah tersebut, Selasa (23/6/2026)(Salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – SMK Negeri 3 Kesehatan Mimika mulai melaksanakan seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 di kampus sekolah yang berlokasi di Jalan Cenderawasih, Distrik Mimika Baru, Selasa (23/6/2026).

Kepala SMKN 3 Mimika, Maria Magdalena Bala, S.Pd., M.TESOL Ed., mengatakan kuota penerimaan siswa baru tahun ini ditetapkan sebanyak 324 orang sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Mimika.

Kuota tersebut dibagi ke dalam empat program keahlian, yakni Layanan Kesehatan dan Caregiving sebanyak 144 siswa atau empat rombongan belajar (rombel), Teknologi Laboratorium Medis 72 siswa, Teknologi Farmasi Klinis dan Komunitas 72 siswa, serta Pekerja Sosial sebanyak 36 siswa.

“Jumlah penerimaan terdiri dari 144 siswa untuk jurusan Layanan Kesehatan dan Caregiving, 72 siswa Teknologi Laboratorium Medis, 72 siswa Teknologi Farmasi Klinis dan Komunitas, dan 36 siswa untuk jurusan Pekerja Sosial,” jelas Maria.

Ia mengungkapkan minat calon peserta didik tahun ini cukup tinggi hingga melebihi perkiraan sekolah. Karena jumlah pendaftar yang datang lebih banyak dari kuota yang tersedia, sekolah langsung melaksanakan proses seleksi lebih awal.

“Awalnya kami hanya menjadwalkan pengambilan formulir. Namun karena peminat sangat banyak dan melebihi kuota, maka langsung dilakukan seleksi,” katanya.

Menurut Maria, proses seleksi meliputi tiga tahapan utama, yakni tes wawancara untuk mengetahui bakat, minat, dan motivasi calon siswa, tes kesehatan fisik dan psikis, serta pemeriksaan kesehatan mata guna memastikan peserta tidak mengalami buta warna.

Dalam pelaksanaannya, SMKN 3 Mimika mengacu pada petunjuk teknis (Juknis) Direktorat SMK dan Juknis BUTAPI. Adapun pembagian kuota penerimaan terdiri atas jalur domisili sebanyak 10 persen atau 32 siswa, jalur afirmasi 30 persen atau 90 siswa, jalur prestasi 57 persen atau 185 siswa, serta jalur mutasi atau perpindahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Maria menjelaskan bahwa jalur afirmasi diperuntukkan bagi anak asli suku Amungme dan Kamoro, suku kerabat, serta anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia juga mengingatkan calon peserta didik untuk memperhatikan jadwal tahapan PPDB. Pengembalian formulir pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 26 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juli 2026.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi