Pertamina Janji Urai Antrean BBM Di Timika Mulai Agustus 2026, Pasokan Solar Disebut Aman Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua, Junaedi Kala (salampapua.com/Acik)

Pertamina Janji Urai Antrean BBM Di Timika Mulai Agustus 2026, Pasokan Solar Disebut Aman

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua, Junaedi Kala menyatakan kesiapan pihaknya untuk menata dan mengurai persoalan antrean bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Biosolar, yang kerap terjadi di Kabupaten Mimika.

"Untuk kondisi antrean ini kami sudah bekerja sama dengan Pemkab Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dalam penertiban antrean nantinya di Agustus 2026," ujar Junaedi melalui pesan WhatsApp kepada salampapua.com, Kamis (30/7/2026).

Junaedi memastikan bahwa pasokan Biosolar ke wilayah Timika saat ini dalam kondisi aman. Rata-rata penyaluran ke setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mencapai 32 kiloliter (KL) per hari.

Untuk memecah kemacetan dan mengatur distribusi agar lebih tertib, Pertamina telah membagi layanan pengisian Biosolar berdasarkan jenis kendaraan dan lokasi SPBU tertentu.

Adapun pembagian layanan tersebut adalah sebagai berikut:

1. SPBU 8499901 Nawaripi: Khusus melayani Bus dan Truk.

2. SPBU 8499902 SP2: Khusus melayani Truk.

3. SPBU 8499903 Hasanuddin: Melayani Pickup, mobil tangki air, dan mobil box.

4. SPBU 8499904 KM08: Khusus melayani Truk ekspedisi.

"Pasokan biosolar aman dan kami sudah mengatur layanan yang boleh dilakukan di setiap SPBU," tegasnya.

Langkah segmentasi layanan ini diharapkan dapat mengurangi tumpukan kendaraan di satu titik SPBU, sehingga proses pengisian menjadi lebih cepat dan efisien. Masyarakat dan pelaku usaha transportasi diimbau untuk mematuhi pembagian zona layanan tersebut demi kelancaran distribusi BBM di wilayah Mimika.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy