Laga Menuju Final Dramatis! Akademi WBFC U17 Singkirkan Persikabo Lewat Adu Penalti Di Piala Soeratin 2026 Pertandingan antara Akademi WBFC dan Persikabo sempat tertunda beberapa menit setelah terjadi kericuhan yang melibatkan sejumlah penonton dari kubu Persikabo di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC)

Laga Menuju Final Dramatis! Akademi WBFC U17 Singkirkan Persikabo Lewat Adu Penalti Di Piala Soeratin 2026

SALAM PAPUA (BOGOR) – Akademi Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) U17 menunjukkan mental bertanding yang kuat setelah secara dramatis, berhasil menyingkirkan Persikabo U17 melalui drama adu penalti dalam lanjutan Piala Soeratin U17 2026 Jawa Barat.

Bermain di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/9/2026) pukul 15.00 WIB, Akademi WBFC U17 bermain imbang 1-1 dengan Persikabo U17 hingga pertandingan berakhir. Dalam adu penalti, tim binaan Akademi WBFC tersebut akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Persikabo U17 lebih dahulu mengambil kendali permainan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui Raka Raditya Arisandi.

Suasana pertandingan babak semifinal antara Akademi WBFC dan Persikabo di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC) Suasana pertandingan babak semifinal antara Akademi WBFC dan Persikabo di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC)

Gol tersebut membuat Persikabo U17 unggul 1-0. Akademi WBFC U17 yang ditangani pelatih Budiman Yunus kemudian berupaya meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, perjuangan WBFC akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-58, Vicky Erlangga Ardiansyah mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Setelah kedudukan kembali imbang, kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan. Namun, hingga pertandingan berakhir tidak ada tambahan gol sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti, Akademi WBFC U17 tampil lebih tenang. Empat pemain mereka sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor, yakni Muh. Farid Athallah, Naufal Faidlarrahman, Vicky Erlangga Ardiansyah dan Deyvano Arsalan Demanto.

Sementara Persikabo U17 hanya mampu mencetak dua gol melalui Raffasyah Baihaqi Darmawan dan Alfan Frasetio. Hasil tersebut membuat Akademi WBFC U17 menang 4-2 melalui adu penalti.

Pelatih Akademi WBFC U17, Budiman Yunus, menurunkan Fahmi Aziz Arifudin sebagai penjaga gawang. Di lini pertahanan terdapat Kukuh Widi Nugroho, Mulky Putra Fahrezy, Yohanis Levy Yandro Yarisetouw dan Ahmad Sandi.

Sementara di lini tengah, WBFC diperkuat Arsya Raihan Akbar, Don Fransiskus A Magal dan Muh. Farid Athallah. Sedangkan lini depan diisi Juarz Kolo Tanesib, Naufal Faidlarrahman yang dipercaya sebagai kapten, serta Vicky Erlangga Ardiansyah.

Akademi WBFC juga melakukan sejumlah pergantian pemain sepanjang pertandingan. Raihan Muzdan Hermawan masuk menggantikan Arsya Raihan Akbar pada menit ke-20.

Pada awal babak kedua, Jopian Aim masuk menggantikan Juarz Kolo Tanesib, sedangkan Deyvano Arsalan Demanto menggantikan Don Fransiskus A Magal. Pada menit ke-72, Dianus Tsugumol masuk menggantikan Mulky Putra Fahrezy.

Kemenangan tersebut semakin menunjukkan hasil pembinaan pemain muda yang dilakukan melalui Akademi WBFC. Para pemain muda WBFC tidak hanya mampu bersaing dalam pertandingan, tetapi juga memperlihatkan ketenangan saat menghadapi situasi krusial seperti adu penalti.

Pertandingan antara Akademi WBFC dan Persikabo sempat tertunda beberapa menit setelah terjadi kericuhan yang melibatkan sejumlah penonton dari kubu Persikabo. Situasi memanas hingga beberapa penonton masuk ke area lapangan pertandingan. Kondisi tersebut membuat perangkat pertandingan menghentikan laga sementara untuk memastikan situasi kembali aman sebelum pertandingan dilanjutkan.

Dari kubu Persikabo U17, tim yang dilatih Dian Irawan menurunkan Muhamad Septian sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Raffasyah Baihaqi Darmawan, Vicky Devara Arghani dan Narapati Hatelega. Lini tengah ditempati Alfan Frasetio, Muhamad Alif Ali dan Ayatullah Khumeyni Lestaluhu, sedangkan lini depan diisi Debrian Rizky Ghaza Sebayang, Raka Raditya Arisandi, Fairuz Asshaka dan Gilbert Ebenhaizer Aiboy.

Dengan hasil ini, Akademi WBFC U17 berhasil melewati pertandingan penuh tekanan dengan kemenangan. Perjuangan mereka dimulai dari ketertinggalan 0-1, kemudian bangkit menyamakan kedudukan dan akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti 4-2.

Penulis/Editor: Sianturi