BMKG: Gelombang Di Perairan Sekitar Timika Diperkirakan Maksimal 1,25 Meter Forecaster BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Muhammad An Nafi’ Gymnastiar, Sabtu (3/10/2026)(Salampapua.com/Evita)

BMKG: Gelombang Di Perairan Sekitar Timika Diperkirakan Maksimal 1,25 Meter

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mozes Kilangin Timika memperkirakan kondisi gelombang di perairan sekitar Timika, termasuk Pelabuhan Pomako, Amamapare, dan Kokonau, masih relatif rendah hingga sedang.

Forecaster BMKG Stasiun Mozes Kilangin Timika, Muhammad An Nafi’ Gymnastiar, mengatakan tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, terhitung mulai Sabtu (3/10/2026) hingga Senin (5/10/2026).

Menurutnya, gelombang tertinggi diperkirakan terjadi pada siang hari, sedangkan pada pagi, sore, dan malam hari kondisi gelombang cenderung lebih rendah.

"Gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan puncaknya terjadi pada siang hari. Sementara pagi, sore, dan malam hari cenderung rendah," ujarnya, Sabtu (3/10/2026).

Selain kondisi gelombang, kecepatan angin di perairan sekitar Timika diperkirakan berkisar 4 hingga 10 knot atau relatif stabil dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Dengan kondisi tersebut, aktivitas masyarakat di perairan sekitar Timika diperkirakan masih dapat berlangsung. Meski demikian, masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca.

Muhammad An Nafi’ mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi dan prakiraan cuaca resmi dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut.

"Walaupun kondisi gelombang relatif aman, masyarakat tetap perlu memantau prakiraan cuaca dari BMKG agar kegiatan di perairan berjalan lancar," katanya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi