SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Hanuebi menegaskan bahwa berbagai usulan kebutuhan mendasar masyarakat Kampung Tunas Matoa akan diperjuangkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik hingga kabupaten untuk masuk dalam program pembangunan tahun 2027.
Musrenbang Kampung Tunas Matowa yang digelar beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah usulan prioritas dari sembilan RT.
Usulan tersebut mencakup penyediaan air bersih, penerangan jalan, rehabilitasi rumah, pembangunan rumah baru, serta fasilitas umum seperti kantor kampung, balai kampung, MCK, dan posyandu. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan program ekonomi berupa ternak babi serta timbunan halaman rumah di hampir seluruh RT.
Edwin menyebutkan bahwa kebutuhan fasilitas keagamaan juga menjadi perhatian, seperti pembangunan sarana pendukung gereja berupa MCK dan timbunan. Ia menegaskan bahwa sebagian besar usulan merupakan kebutuhan mendasar yang sudah disampaikan sejak tahun sebelumnya, namun belum terealisasi.
“Harapan kami, apa yang diusulkan masyarakat bisa dijawab pemerintah. Karena semua ini program mendasar yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujar Edwin saat ditemui salampapua.com, Selasa (27/10/2026).
Ia menambahkan, Musrenbang kampung di Distrik Kwamki akan berlangsung hingga Desember 2026, dengan sembilan kampung dan satu kelurahan yang akan menyampaikan usulan serupa.
Menurutnya, meski sebagian besar usulan berulang dari tahun sebelumnya, pemerintah tetap berkomitmen mendorong agar kebutuhan dasar masyarakat dapat diakomodir dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.
“Meski sebagian besar usulan berulang dari tahun sebelumnya, kami tetap berkomitmen mendorong agar kebutuhan dasar masyarakat dapat diakomodir dalam perencanaan pembangunan tahun 2027. Harapan kami, apa yang diusulkan masyarakat bisa dijawab pemerintah, karena semua ini program mendasar yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy