SALAM PAPUA (NABIRE) – Setelah sekian lama menanti, harapan masyarakat Kabupaten Deiyai untuk menikmati akses listrik mulai menemukan titik terang. PT PLN (Persero) UP2K Papua Tengah mulai melakukan prakonstruksi jaringan listrik dari Kampung Digibagata menuju Kampung Demago, sebagai bagian dari upaya memperluas layanan listrik ke wilayah yang selama ini belum terjangkau.
Langkah awal tersebut bukan sekadar penentuan jalur dan titik penanaman tiang, tetapi menjadi tanda dimulainya pembangunan infrastruktur kelistrikan yang diharapkan dapat mendorong aktivitas masyarakat di kampung-kampung Kabupaten Deiyai.
Pembangunan jaringan tersebut mencakup Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), dan Gardu Distribusi. Tim PLN bersama pelaksana pekerjaan telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan jalur jaringan serta titik-titik yang akan menjadi lokasi penanaman tiang listrik.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat Kabupaten Deiyai, Marselus Badii, S.IP., mengatakan dirinya diminta pihak PLN Papua Tengah untuk melihat langsung lokasi pembangunan jaringan listrik dari Kampung Digibagata menuju Kampung Demago.
“Saya ditelepon dari pihak PLN Papua Tengah untuk turun langsung melihat lokasi dari Kampung Digibagata menuju Kampung Demago, sekaligus melihat tempat penanaman tiang listrik,” ujar Marselus dalam keterangan tertulis kepada Salampapua.com, Jumat (11/9/2026) pagi.
Marselus mengatakan, pekerjaan penanaman tiang dan penarikan jaringan listrik diperkirakan mulai dilaksanakan pada akhir September 2026. Namun, pelaksanaan dapat bergeser hingga Oktober apabila terdapat kendala teknis di lapangan.
“Mulai kerja untuk penanaman tiang listrik dan tarik listrik diperkirakan akhir bulan September, lebih cepat. Kalau lambat, bulan Oktober 2026,” ujarnya.
Menurut Marselus, Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mendorong agar wilayah yang belum menikmati layanan listrik dapat dilayani secara bertahap.
Ia menyebut pembangunan jaringan listrik dari Kampung Demago akan menjadi salah satu langkah awal untuk memperluas jangkauan layanan listrik ke wilayah lainnya.
“Untuk kampung maupun RT wilayah Deiyai kita sudah adakan, jadi yang belum ditarik listrik, kita mulai dari Kampung Demago dan operasi keluar Debei. Jadi mohon sabar. Harapannya, jaringan listrik dapat menjangkau masyarakat secara bertahap,” katanya.
Pembangunan jaringan listrik ini menjadi kabar penting bagi masyarakat Deiyai. Kehadiran listrik diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, usaha kecil, pertanian, rumah tangga, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
Dengan semakin luasnya jaringan kelistrikan, masyarakat di kampung-kampung diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas secara lebih mudah dan produktif.
Dari Digibagata menuju Demago, pembangunan jaringan listrik mulai membuka jalan bagi harapan baru masyarakat. Dari Demago, harapan agar Deiyai semakin terang diharapkan terus bergerak menuju kampung-kampung dan wilayah lainnya yang belum terjangkau listrik.
Penulis: Elias
Editor: Sianturi