SALAM PAPUA (IKN) – Vicky Erlangga Ardiansyah tampil gemilang dengan mencetak hattrick saat Akademi Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) mencukur Lahat FC asal Sumatera Selatan dengan skor telak 5-0 pada babak 8 besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-17 2026 di Lapangan PSSI Training Center 1, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (16/10/2026).
Vicky mencetak tiga gol masing-masing pada menit ke-25, ke-41, dan ke-50. Dua gol lainnya disumbangkan Don Fransiskus A Magal pada menit ke-8 dan Lorenzo Jovian Komangal alias Onco pada menit ke-46.
Sejak awal pertandingan, tim besutan Pelatih Kepala Budiman Yunus langsung menekan pertahanan Lahat FC. Kedua tim sempat terlibat jual beli serangan, tetapi belum mampu menghasilkan gol.
WBFC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-8 melalui Don Fransiskus A Magal yang memanfaatkan peluang dari sisi kanan pertahanan Lahat FC. Gol tersebut membawa WBFC unggul 1-0.
Setelah gol pembuka, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim terus melancarkan serangan dan beberapa kali terlibat benturan keras, tetapi tidak ada kartu kuning yang dikeluarkan wasit.
WBFC menggandakan keunggulan pada menit ke-25 melalui Vicky Erlangga Ardiansyah. Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 setelah menerima umpan dari sisi kanan dan menuntaskannya menjadi gol. WBFC pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, Akademi WBFC tetap tampil agresif. Lorenzo Jovian Komangal alias Onco memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-46 melalui sundulan kepala.
Empat menit kemudian, Vicky kembali membobol gawang Lahat FC. Gol pada menit ke-50 itu sekaligus melengkapi hattrick-nya dan membawa WBFC unggul 5-0. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Manajer Akademi WBFC, Ray Manurung, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Ia menilai persiapan tim berjalan baik, meskipun kondisi cuaca di IKN berbeda dibandingkan dengan Jakarta dan sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Memang matahari tidak langsung terlihat karena kabut asap. Walaupun tidak sampai ke lapangan, tetapi sangat terasa dan kondisi seperti lembap. Jadi, itu tidak terlalu menjadi masalah,” ujarnya kepada Salampapua.com.Ray menegaskan, konsistensi permainan harus terus dijaga dalam dua pertandingan tersisa di fase penyisihan grup agar WBFC dapat melangkah ke semifinal.
“Kita bersyukur di babak awal sudah bisa menciptakan lima gol dan melakukan rotasi pemain dengan baik. Itu sangat baik. Mohon dukungannya untuk tim agar tetap fokus. Tuhan izinkan pertandingan di Lapangan IKN dan baru pertama dipakai dalam turnamen ini,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar tim kebanggaan Kampung Waa tersebut mampu membawa pulang trofi juara dari IKN.
“Nanti kita dari Kampung Waa bisa angkat piala di IKN, merdeka, amole, amolongo, wa wa wa,” tambah Ray.
Sementara itu, Pelatih Kepala Akademi WBFC, Budiman Yunus, juga bersyukur timnya berhasil mengamankan kemenangan pada pertandingan pertama babak 8 besar. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar meningkatkan fokus dan konsentrasi saat menghadapi Persada demi menjaga peluang melaju ke semifinal.
“Kita bersyukur pertandingan pertama bisa meraih poin penuh. Untuk pertandingan kedua, pemain harus ekstra fokus dan berkonsentrasi penuh kalau ingin melenggang ke semifinal. Intinya, pertandingan kedua harus kita menangkan,” tegas Budiman.
Selanjutnya masih babak penyisihan, WBFC akan menghadapi Persada FC pada Minggu (18/10/2026) pukul 10.00 WIT di Lapangan PSSI Training Center 1 IKN. Pada pertandingan ketiga, WBFC dijadwalkan berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada Selasa (20/10/2026) di Lapangan PSSI Training Center 2 IKN.
Penulis/Editor: Sianturi