Realisasi APBD Mimika Baru 49,7 Persen, BPKAD Dorong Kontraktor Segera Tagih Sesuai Termin Kepala BPKAD Mimika, Marthen Tappi Mallisa (Salampapua.com/Evita)

Realisasi APBD Mimika Baru 49,7 Persen, BPKAD Dorong Kontraktor Segera Tagih Sesuai Termin

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika hingga 12 Oktober 2026 baru mencapai 49,7 persen. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika pun mendorong kontraktor segera mengajukan tagihan sesuai termin kontrak untuk mempercepat penyerapan anggaran.

Kepala BPKAD Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengatakan capaian tersebut hampir menyentuh 50 persen dan pemerintah daerah optimistis realisasi APBD dapat mencapai 90 persen hingga akhir tahun.

Menurutnya, sebagian besar pekerjaan telah berjalan sesuai kontrak. Karena itu, percepatan serapan dapat dilakukan dengan mendorong pihak ketiga segera mengajukan pencairan uang muka maupun tagihan berdasarkan termin pekerjaan yang telah dipenuhi.

“Jangan ditahan-tahan, supaya realisasi kita tahun ini bisa terdongkrak. Cash flow di bank juga tetap berjalan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2026).

Marthen menyoroti kebiasaan sejumlah kontraktor yang menunda pengajuan tagihan hingga pekerjaan selesai atau mendekati akhir tahun. Menurutnya, pola tersebut perlu diubah agar proses pencairan anggaran berjalan bertahap sesuai progres pekerjaan.

“Kebiasaan buruk ini harus diubah. Kalau termin pertama, ya tagih termin pertama. Supaya mekanisme pencairan tetap jalan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pencairan berdasarkan termin tidak hanya membantu meningkatkan realisasi APBD, tetapi juga menjaga perputaran arus kas selama pelaksanaan pekerjaan.

Terkait tambahan Rp33 miliar Dana Otonomi Khusus (Otsus), Marthen memastikan anggaran tersebut telah diinput dalam RKP Bappeda. Namun, masih terdapat pekerjaan rumah terkait Silpa tahun 2024 yang belum selesai diinput.

“Kita kejar dulu perubahan ini supaya tetap dievaluasi di provinsi,” jelasnya.

Dengan percepatan penagihan sesuai progres dan termin kontrak, BPKAD berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersama pihak ketiga dapat menjaga ritme penyerapan anggaran sehingga target realisasi 90 persen hingga akhir tahun dapat tercapai tanpa terjadi penumpukan pencairan pada penghujung tahun.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi