SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sebanyak 52 anggota Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mimika resmi memulai pendidikan dan pelatihan menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka yang digelar di Graha Pusat Pemerintahan (Puspem) Jalan Poros SP3, Jumat (17/7/2026).
Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, mengatakan pelatihan secara resmi dibuka oleh Bupati Mimika melalui Asisten dan mendapat dukungan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), seksi upacara, serta Polres Mimika.
Menurutnya, panitia telah mempersiapkan seluruh kebutuhan agar rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan baik hingga pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang.
"Kendala utama yang kami antisipasi adalah faktor cuaca. Namun panitia bersama Kesbangpol telah menyiapkan berbagai alternatif agar seluruh agenda latihan tetap berjalan sesuai jadwal," ujarnya.
Yohana menambahkan, keberhasilan pelaksanaan upacara peringatan HUT RI tidak terlepas dari sinergi seluruh instansi yang terlibat. Karena itu, ia berharap seluruh calon Paskibraka dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan disiplin sehingga mampu memberikan penampilan terbaik pada upacara pengibaran maupun penurunan bendera.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen, S.STP., M.H., menjelaskan pelatihan dimulai tepat satu bulan sebelum pelaksanaan Upacara Proklamasi, sesuai pedoman yang ditetapkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ia mengatakan para peserta tidak hanya dibekali latihan baris-berbaris, tetapi juga mengikuti berbagai materi pembinaan karakter, ideologi Pancasila, dan wawasan kebangsaan.
"Mereka akan menjalani dua tahap pelatihan. Tahap pertama berupa latihan intensif setiap hari selama dua minggu, kemudian dilanjutkan dengan karantina di Kampung Bahagia pada awal Agustus yang berfokus pada pembinaan karakter, mental, dan kesiapan sebagai anggota Paskibraka," jelas Ronny.
Ia menambahkan, proses pembinaan akan didampingi oleh tim instruktur teknis serta pendamping karakter guna memastikan seluruh peserta siap menjalankan tugas pada upacara kenegaraan.
Ronny juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para peserta selama mengikuti pelatihan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah memberikan dispensasi kepada anak-anak untuk mengikuti pelatihan ini. Kami juga mengimbau peserta agar menjaga kesehatan, disiplin waktu, membatasi aktivitas malam, serta mengurangi penggunaan media sosial agar kondisi fisik tetap prima hingga hari pelaksanaan," pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi