SALAM PAPUA (TIMIKA) – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi ditutup di Graha Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Kamis (16/7/2026). Penutupan ditandai dengan pemukulan beduk oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan panitia penyelenggara.
Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus Pemprov Papua Tengah, Ukkas, S.Sos., M.KP., pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), panitia, dewan hakim, aparat keamanan, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ perdana tersebut.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ I menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Papua Tengah.
"MTQ perdana ini menjadi tonggak penting pembinaan generasi Qurani, sekaligus sarana mempererat persatuan dan membangun Papua Tengah yang aman, damai, dan bermartabat," ujar Ukkas.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan qari, qariah, mufasir, dan kaligrafer secara berkelanjutan agar Papua Tengah mampu melahirkan peserta-peserta yang siap bersaing pada MTQ tingkat nasional.
Selain itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an diharapkan terus menjadi landasan dalam memperkuat persaudaraan, toleransi, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Drs. Ananias Faot, menyampaikan selamat kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi, termasuk juara umum MTQ I Papua Tengah.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menyebarkan syiar Al-Qur'an di daerah masing-masing.
"Kepada seluruh peserta, kami menyampaikan penghargaan atas semangat, dedikasi, dan sportivitas selama perlombaan. Kami juga sangat bangga atas prestasi yang telah diraih," katanya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Ananias juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan MTQ sebagai tuan rumah.Ia berharap penyelenggaraan MTQ I Papua Tengah tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persaudaraan antardaerah, serta memperkokoh persatuan masyarakat Papua Tengah dalam semangat kerukunan dan kedamaian.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi