El Nino Tekan Pasokan Air, PUPR Mimika Batasi Penyaluran WTP Kuala Kencana Hanya 2 Jam Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (Salampapua.com/Evita)

El Nino Tekan Pasokan Air, PUPR Mimika Batasi Penyaluran WTP Kuala Kencana Hanya 2 Jam

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Fenomena El Nino yang berkepanjangan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Kabupaten Mimika. Debit air di sumber utama Water Treatment Plant (WTP) 470 Kuala Kencana menurun, sehingga waktu penyaluran air kepada masyarakat terpaksa dikurangi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan distribusi air bersih yang sebelumnya dilakukan selama empat jam per hari kini dibatasi menjadi dua jam.

“Debit air di sumbernya menurun, sehingga penyaluran yang tadinya empat jam kini dievaluasi menjadi dua jam saja per hari,” ujar Yoga, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, pembatasan tersebut dilakukan agar distribusi air tetap dapat dilakukan setiap hari meskipun volume air yang masuk ke tangki penampungan mengalami penurunan.

Yoga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan memanfaatkan waktu distribusi dengan sebaik-baiknya, termasuk menampung air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di sisi lain, upaya menambah sumber pasokan air telah dilakukan melalui pembangunan empat titik sumur cadangan di area WTP 470 oleh PT Freeport Indonesia (PTFI).

Namun, sumur cadangan tersebut belum dapat dioperasikan secara optimal karena sejumlah peralatan pendukung, termasuk kabel dan instrumen penting, hilang akibat pencurian.

Saat ini, PTFI tengah melakukan inventarisasi terhadap komponen yang hilang untuk segera dilengkapi dan memperbaiki fasilitas tersebut sehingga sumur cadangan dapat difungsikan sebagai alternatif sumber air.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat akibat terbatasnya distribusi melalui jaringan perpipaan, Pemkab Mimika melalui Dinas PUPR berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika untuk menyalurkan air bersih menggunakan armada tangki.

“Armada tangki BPBD disiagakan untuk merespons permintaan warga yang terdampak krisis air bersih,” kata Yoga.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi