SALAM PAPUA (TIMIKA) – Akademi Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai dan memboyong Piala Bergilir Turnamen Sepakbola Ketua Umum KONI Pusat ke-VII Tahun 2026 kategori U-18. Klub yang mewakili Jawa Barat dan bermarkas di Bandung ini memastikan gelar juara setelah mengalahkan tim tuan rumah, Farama FC, dengan skor 2-0 pada babak final, Jumat (3/7/2026).
Turnamen yang diselenggarakan dari tanggal 1 hingga 3 Juli 2026 ini berlangsung di dua lokasi utama, yakni Stadion Koopsudnas dan Lapangan Galaxy Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dominasi Total di Laga Semifinal dan Final
Sebelum melaju ke final, anak asuh pelatih Budiman Yunus terlebih dahulu menghancurkan lawannya di babak semifinal. Tim Akademi WBFC membantai Tiga Baru Sumut FC dengan skor telak 8-0. Momentum kemenangan besar ini terus dipertahankan hingga laga puncak sore harinya, di mana Akademi WBFC kembali sukses dengan menaklukkan Farama FC melalui skor 2-0. Ronal Wandikbo (11) dan Juarz Kolo Tanesib (24) menjadi pencetak gol bagi Akademi WBFC di laga Final tersebut.
"Kita sangat bangga dan bersyukur Akademi WBFC dapat meraih juara pada turnamen bergengsi ini. Siang tadi saat babak semifinal, WBFC kalahkan Tiga Baru Sumut dengan skor 8-0, kemudian pada babak final tadi sore juga bisa kalahkan KONI DKI 2-0," ujar Pelatih Kepala Akademi WBFC, Budiman Yunus, melalui sambungan telepon kepada salampapua.com, Jumat malam (3/7/2026).
Budiman menilai keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi seluruh pemain, termasuk lini pertahanan yang dikawal kokoh kiper andalan Fahmi Aziz Afirudin (1) dan lini depan melalui striker andalan Natanael Matius Atanay (7). Hal ini membuktikan tekad kuat para siswa akademi untuk menjadi pemain terbaik.
Adapun Piala Juara diserahkan oleh Wakil Ketua KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, beserta sejumlah pejabat KONI lainnya.
Don Fransiskus Magal Jadi Top Scorer
Dalam kompetisi ini, striker Akademi WBFC, Don Fransiskus Magal (29) tampil sebagai pencetak gol terbanyak (top scorer) dengan koleksi 6 gol. Selain Don, beberapa pemain lain juga turut menyumbang gol bagi tim.
Budiman Yunus mengucapkan terima kasih kepada manajemen WBFC yang didirikan Four Brothers (Ray, Joe, Jason, dan Randi Manurung) bersama Titus Natkime atas kepercayaan dan dukungan penuh dalam mendidik para siswa.
"Saya sampaikan terima kasih atas kepercayaan owner atau manajemen WBFC. Kemenangan ini merupakan buah atas komitmen dalam mendidik anak-anak dengan sepenuh hati," katanya.
Ia juga berharap turnamen serupa dapat terus berlanjut untuk menjaring talenta-talenta terbaik sepak bola nasional.
Kebanggaan Pemain Asli Papua
Sementara itu, perwakilan pemain Akademi WBFC, Lorenzo Jovian Komangal atau yang akrab disapa Onco menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Pemain asli suku Amungme ini mengakui bahwa kekompakan tim dan kepercayaan antar rekan se-tim menjadi kunci kesuksesan mereka sejak babak penyisihan.
"Saya bangga dan bersyukur kepada Tuhan Yesus atas berkat-Nya. Sejak babak penyisihan, kami semua bermain kompak dan percaya teman, sehingga bisa lolos ke babak final dan menjadi juara 1," ujar Onco, yang mengidolakan legenda sepak bola Argentina, Lionel Messi, sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
Dengan raihan gelar ini, Akademi WBFC kembali membuktikan kualitas pembinaan sepak bola muda di Indonesia, khususnya dalam melahirkan pemain-pemain berbakat dari Tanah Papua.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy